-->

Perjaka Tua di Binjai Tergeletak Tak Bernyawa di Gedung Sekolah

Dibaca:
Kamis, 26 November 2020 / 20.35
EVAKUASI: Warga mengevakuasi jenazah Asdedi dari Gedung SD Inpres 69.



Dyaksa, Binjai - Nasib nahas dialami Asdedi (60), penduduk Jalan Abdul Sani, Lingkungan II, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota, Kota Binjai, Sumatera Utara. 


Pria malang itu ditemukan warga dalam kondisi tergeletak tidak bernyawa di Gedung SD Inpres 69, Kelurahan Tangsi, pada Kamis (26/11/2020) siang.


Keterangan dihimpun, jenazah korban ditemukan pertama kali oleh Supriadi (41), pria pengemudi becak bermotor, yang tidak lain tetangga korban. 


Saat ditemukan, perjaka tua itu dalam kondisi terbujur kaku di atas lantai, tepat di bawah meja dekat pintu kamar mandi SD Inpres 69, Kelurahan Tangsi.


Menyadari hal tersebut, Supriadi bergegas memberitahu keluarga korban. Dari situ, informasi diteruskannya kepada Kepala Lingkungan II Kelurahan Tangsi, Hermiaty, dan Kepolisian Sektor (Polsek) Binjai Kota.

[cut]

TERGELETAK: Jenazah Asdedi tergeletak kaku di lantai Gedung SD Inpres 69.



Kapolres Binjai, AKBP Romadhoni Sutardjo, saat dikonfirmasi wartawan melalui Kasubbag Humas, AKP Siswanto Ginting, Kamis 26/11/2020) sore, membenarkan kasus tersebut.


Menurutnya, Almarhum Asdedi merupakan pria berstatus perjaka tua, yang selama ini tinggal satu rumah bersama abangnya, Wak Win.


Namun pihak keluarga tidak memiliki firasat aneh apapun sebelum kematian korban. Apalagi Almarhum Asdedi memang kerap tidur dan duduk seorang diri di Gedung SD Inpres 69.


"Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui tidak pulang ke rumah abangnya sejak Rabu, 25 November 2020," ungkap Siswanto.

[cut]

PERIKSA: Tim Medis Puskesmas Kecamatan Binjai Kota memeriksa jenazah Asdedi. 



Terkait penyebab kematian korban, Siswanto menduga dia meninggal dunia karena sakit. Hal ini diperkuat dengan keterangan pihak keluarga, yang menyatakan Almarhum Asdedi memiliki riwayat penyakit hipertensi.


Selain itu, dari hasil pemeriksaan Tim Medis Puskesmas Kecamatan Binjai Kota, tidak ditemukan satu pun luka bekas tindakan kekerasan pada jenazah pria tua tersebut.


"Saat ini, jenazah korban telah diserahkan polisi ke keluarganya guna dimakamkan. Ini menyusul keberatan mereka untuk dilakukan proses otopsi, karena menilai korban murni meninggal akibat sakit," ujar Siswanto. (war)

Komentar Anda

Terkini