-->

Tak Sempat Buang Mayat Korban, Sepasang Kekasih Ditangkap Polisi

Dibaca:
Sabtu, 14 November 2020 / 20.57

Korban : Yuliza, korban pembunuhan yang akan dibuang kedua terduga pelaku menggunakan beca bermotor.


Dyaksa, Langkat- Sepasang kekasih yang masih berusia muda, ditangkap jajaran kepolisian Polres Binjai, ketika hendak membuang mayat korban pembunuhan, di Dusun Batu Burbar, Desa Pekan Sawah, Kecamatan Sei Bingai, Langkat, Sabtu (14/11/2020).


Kedua pasangan muda-mudi yang diduga kuat telah melakukan pembunuhan itu, diketahui berinisial RA (18) Danau Tondano Lingkungan IX, Kelurahan Sumber Karya Kecamatan, Binjai Timur, Binjai dan SB (19) warga Pulau Kampei, Kecamatan Pangkalan Susu, Langkat.


Sementara korbannya, diketahui bernama Yuliza (18) warga Jalan Gajah Mada Km.19 Lingkungan XIII, Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, Binjai. Korban baru saja menamatkan pendidikan menengah atas nya di salah satu SMA Negeri di Kota Binjai.
[cut]
Diamankan : Kedua terduga pelaku saat diamankan polisi.



Berdasarkan Informasi dari pihak kepolisian, pasangan kekasih itu, diamankan petugas Polsek Sei Bingei, ketika keduanya hendak membuang jasad Yuliza ke arah Desa Tanjung Gunung, Kecamatan Sei Bingei, Langkat. Dimana sebelumnya, mereka diduga membunuh korban di sebuah rumah kos-kosan tepatnya di Gang Sultan Km 18, Binjai Timur, Binjai.

Hal ini, seperti yang diungkapkan oleh Kasubbag Humas Polres Binjai AKP Siswanto Ginting, ketika dikonfirmasi Dyaksa, melalui telepon seluler pribadi miliknya. Ia mengatakan, saat itu kedua terduga pelaku pembunuhan tersebut, membawa jasad korban menggunakan beca bermotor (betor).


"Kronoliginya begini, awalnya kedua terduga pelaku ini membawa korban yang diduga sudah tidak bernyawa dengan becak ke arah Tanjung Gunung, tapi ditengah jalan becaknya mogok, jadi mereka minta tolong sama seorang warga untuk membantu mereka," ujar Siswanto Ginting.
[cut]
Lebam-lebam : Kondisi korban dengan luka lebam di wajah.



Merasa curiga dengan kondisi Yuliza, lanjut Siswanto Ginting, warga yang dimintai tolong pun melapor ke polisi, selanjutnya keduanya diboyong ke Mapolsek Sei Bingei, sementara korban dibawa ke Puskesmas Pasar IV Namo Terasi Kecamatan Sei Bingai, Langkat dan diteruskan ke RSUD Dr. RM. Dzoelham Binjai. 

"Jadi, pengakuan kedua terduga pelaku ini, ingin bawa orang sakit, namun, warga yang merasa curiga dengan kondisi korban, lapor ke petugas yang ada di Pospol Sei Bingei, lalu, keduanya diamankan ke Polsek, sedangkan korban di bawa ke Puskesmas lalu dilanjutkan ke Rumah Sakit Dzoelham Binjai, untuk memastikan keadaan korban tersebut," tukasnya.


Masih Siswanto, ketika diintrogasi polisi, pasangan kekasih ini mengaku menghabisi nyawa gadis belia itu, untuk menguasai harta benda milik korban. Dari sana petugas turut mengamankan barang bukti berupa 1 Unit Sepeda motor merek Honda Beat warna putih BK 4987 RAH beserta kuncinya, 1 unit Handphone merek Realme C2 warna hitam1 buah Dompet warna hitam dan uang tunai sebesar 20.000 rupiah.
[cut]
Barang bukti : Sepeda motor milik korban yang turut diamankan polisi.



"Dari hasil pemeriksaan sementara kita, diduga RA dan SB, telah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan matinya orang lain, sementara cara menghabisi nyawa korbannya, pengakuan mereka dengan menjerat leher korban dengan kabel listrik," kata Siswanto Ginting.

Lebih jauh Dyaksa bertanya, apakah ada hubungan antara para terduga pelaku dengan korban dan adakah dugaan motif lain dibalik terbunuhnya Yuliza ditangan keduanya, Siswanto Ginting, menjawab, belum dapat memberikan jawaban pasti.


"Kita masih dalami kasusnya, karena, saat ini kedua terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan. Yang pasti keduanya sudah kita amankan di Mapolres Binjai," tutupnya. (RFS).
Komentar Anda

Terkini