-->

Terus Berbenah, BPN Binjai Siap Menuju WBK-WBBM

Dibaca:
Minggu, 22 November 2020 / 18.46
Wawancara : Kepala Kantor BPN Binjai Nur Khadijah Lubis, ketika menjelaskan peningkatan beberapa program pelayanan, untuk menuju WBK-WBBM.


Dyaksa, Binjai - Wilayah Bebas Korupsi-Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBK-WBBM) adalah program pemerintah Indonesia, untuk menjamin setiap pengurusan administrasi berjalan dengan benar, tanpa adanya kecurang dari oknum aparatur negara. Digagas oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), program ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat.


Predikat WBK-WBBM, akan diberikan oleh Kemepan RB, kepada unit kerja di instansi pemerintah minimal atau sekurang-kurangnya golongan Eselon III, yang menyelenggarakan pelayanan bersifat publik. Untuk dapat menuju WBK-WBBM, unit kerja tersebut, terlebih dahulu membangun Zona Integritas atau yang biasa disingkat ZI.


Ditunjuk untuk menjadi salah satu instansi yang nantinya akan dinilai oleh Kemepan RB dalam rangka WBK-WBBM, Kantor Pertanahan Nasional (BPN) Binjai, pun terus berbenah. Mulai dari penandatanganan pakta integritas ZI, mendigitalisasi sistem pelayanan hingga membuat beberapa terobosan terbaru dalam hal pelayanan kepada masyarakat.
[cut]
Menuju WBK-WBBM : Untuk dapat menuju serta meraih predikat WBK-WBBM, Kantor BPN Binjai, terus berbenah.



Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Kepala Kantor BPN Binjai Nur Khadijah Lubis, dalam satu sesi wawancara bersama awak media. Dijelaskannya, Kantor BPN Binjai, siap menuju WBK-WBBM, dengan segala persiapan yang telah dilakukan selama ini.

"Terima kasih, di sini izinkan saya menjelaskan, beberapa perubahan dan peningkatan sistem pelayanan di Kantor BPN Binjai, dalam rangka menuju WBK-WBBM. Beberapa program atau pelayanan yang kita ubah dan tingkatkan tersebut ialah tentang Hak Tanggugan dan pengurusan seritikat tanah di Kantor BPN Binjai," Terang Nur Khadijah Lubis.

Sebelumnya, kata Nur Khadijah, pengurusan Hak Tanggungan dilakukan secara manual dengan mengisi formulir di Kantor BPN Binjai dan menunggu hasilnya selesai. Kini, semua dilakukan secara online tanpa harus menghabiskan waktu untuk antri dengan estimasi pengerjaan yang telah ditentukan dan otomatis. program pun ini diberi nama HTel atau Hak Tanggungan Elektronik.


"Kalau dulu kan, untuk urus Hak Tanggungan, pihak perbankan atau jasa keuangan harus datang ke kantor kita lalu antri dan isi formulirnya dan menunggu sampai selesai. Sekarang sudah tidak perlu lagi, semua kita buat sistemnya online, mereka hanya cukup melengkapi persyaratan pengajuan Hak Tanggungan, nanti anggota kita yang periksa kelengkapan dokumennya di sini, dengan tenggat waktu pengerjaan yang telah ditentukan dan pastinya terukur," ujarnya.
[cut]
Lunas : Salah satu peningkatan pelayanan bagi masyarakat, dengan program Lunas, pengurusan sertifikat tanah kini diantar sampai ke rumah pemohon.



Selain cara pengurusan Hak Tanggungan yang kini lebih mudah dan berbasis online, program lainnya ialah 'Lunas'. Lunas sendiri berasal dari singkatan Layanan Untuk Antar Sertifikat. Sistem pelayanan ini adalah peningkatan dari tata cara pengurusan sertifikat tanah yang sebelumnya pemohon harus mengambil sendiri sertifikat miliknya. Dengan program ini, masyarakat tidak lagi harus menghabiskan waktu menunggu di loket kepengurusan hanya untuk mengambil sertifikat tanah miliknya, melainkan cukup bersantai di rumah dan petugas mendatanginya beserta sertifikat tanahnya.

"Untuk meningkatkan mutu pelayanan kita kepada masyarakat, sekarang ada lagi yang namanya Lunas. Kalau dulu masyarakat yang mengurus sertifikat tanahnya harus kembali lagi ke sini setelah sertifikatnya selesai, itu artinya mereka harus antri lagi, mengeluarkan ongkos lagi menuju kemari, menyita waktu kerja mereka juga. Jadi dengan program kita ini, setelah sertifikatnya selesai kita yang antarkan sampai ke depan pintu rumah pemohon dan itu tanpa dipungut biasa sepeserpun," ungkap Nur Khadijah Lubis.

Setelah dua program terbaru tersebut diatas, peningkatan mutu pelayanan di kantor lembaga negara non kementrian itu, juga terlihat dengan adanya area bermain untuk anak-anak yang aman serta nyaman. Menurut Nur Khadijah Lubis, disediakannya lokasi itu bertujuan agar masyarakat yang tengah mengurus keperluannya di Kantor BPN Binjai, tetap merasa nyaman meski membawa buah hatinya.

"Memang kita juga menyediakan spot bermain untuk anak. Tujuannya, agar para orang tua yang mengurus segala keperluannya di BPN Binjai, tetap bisa membawa anaknya, dan selagi mengurus keperluannya itu, si anak bisa bermain di area yang telah kita sediakan," katanya.


Setelah memaparkan beberapa program yang mengalami perubahan serta peningkatan guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, Nur Khadijah Lubis, juga meminta kepada seluruh masyarakat, untuk terus memberikan dukungan, masukan, kritik dan doa agar Kantor BPN Binjai, dapat menuju serta meraih predikat WBK-WBBM. (RFS).
Komentar Anda

Terkini